
Rembuk Stunting Desa adalah forum musyawarah partisipatif di tingkat desa yang bertujuan untuk merumuskan rencana aksi, menetapkan prioritas kegiatan, dan mengalokasikan anggaran Dana Desa guna mencegah serta menurunkan angka stunting.
Agenda ini merupakan tahapan krusial dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa dan menjadi kegiatan pra musyawarah desa.
Kecamatan Toroh melaksanakan kegiatan Rembug Stunting Desa ini di awal bulan Juli sampai akhie bulan Juli terjadwal desa se-Kecamatan Toroh.
Secara rinci, topik yang dibahas mencakup:
- Laporan Data Stunting: Penyampaian data sasaran dan kondisi layanan kesehatan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM).
- Intervensi Spesifik: Program langsung terkait kesehatan seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), penyuluhan gizi bagi ibu hamil, dan imunisasi.
- Intervensi Sensitif: Upaya pendukung seperti penyediaan akses air bersih, sanitasi yang layak, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
- Perencanaan dan Penganggaran: Usulan kegiatan untuk dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan komitmen pemanfaatan Dana Desa
Tujuan Utama
- Sinkronisasi Data: Membahas data dan informasi terkini terkait keluarga berisiko dan jumlah balita stunting di wilayah desa.
- Integrasi Program: Merumuskan intervensi spesifik (seperti pemberian makanan tambahan/PMT dan penyuluhan gizi) dan intervensi sensitif.
- Penganggaran: Memprioritaskan alokasi APBDesa untuk program penanganan stunting yang tepat sasaran.
Pihak yang Terlibat
Kegiatan ini melibatkan lintas sektor untuk memastikan konvergensi penanganan stunting. Peserta yang hadir umumnya meliputi:
- Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
- Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK)
- Kader Posyandu, Bidan Desa, dan unsur Puskesmas (Ahli Gizi/Sanitarian)
- Tim Penggerak PKK, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan kecamatan
Hasil dan Output
Rembuk ini menghasilkan kesepakatan berupa Berita Acara dan dokumen Rencana Kegiatan Konvergensi Penanganan Stunting. Program prioritas yang sering disepakati dalam forum mencakup pemberian vitamin dan makanan bergizi untuk ibu hamil, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan bagi balita, serta optimalisasi peran Rumah Desa Sehat (RDS).

