0292 552770 kec_toroh@grobogan.go.id
Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menghadiri perayaan ulang tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-67 di Hotel Grand Master, Purwodadi.
Pemkab Grobogan berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI TA 2017
Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) triwulan II tahun 2018 di gedung Riptaloka setda Grobogan
Acara launching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh Sekda Grobogan Moh Sumarsono di Desa Pulorejo, Kecamatan Purwodadi.
Bupati Grobogan Sri Sumarni melangsungkan peresmian pembangunan Pasar Tradisional Desa/Kecamatan Kradenan
Acara peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung utama Techno Park Grobogan di Desa Dokoro, Kecamatan Wirosari

WhatsApp Image 2026 07 13 at 15.51.31 2

 

Rembuk Stunting Desa adalah forum musyawarah partisipatif di tingkat desa yang bertujuan untuk merumuskan rencana aksi, menetapkan prioritas kegiatan, dan mengalokasikan anggaran Dana Desa guna mencegah serta menurunkan angka stunting.

Agenda ini merupakan tahapan krusial dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa dan menjadi kegiatan pra musyawarah desa.

Kecamatan Toroh melaksanakan kegiatan Rembug Stunting Desa ini di awal bulan Juli sampai akhie bulan Juli terjadwal desa se-Kecamatan Toroh.

Secara rinci, topik yang dibahas mencakup:

  • Laporan Data Stunting: Penyampaian data sasaran dan kondisi layanan kesehatan oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM). 
  • Intervensi Spesifik: Program langsung terkait kesehatan seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), penyuluhan gizi bagi ibu hamil, dan imunisasi. 
  • Intervensi Sensitif: Upaya pendukung seperti penyediaan akses air bersih, sanitasi yang layak, serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
  • Perencanaan dan Penganggaran: Usulan kegiatan untuk dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan komitmen pemanfaatan Dana Desa

Tujuan Utama

  • Sinkronisasi Data: Membahas data dan informasi terkini terkait keluarga berisiko dan jumlah balita stunting di wilayah desa.
  • Integrasi Program: Merumuskan intervensi spesifik (seperti pemberian makanan tambahan/PMT dan penyuluhan gizi) dan intervensi sensitif.
  • Penganggaran: Memprioritaskan alokasi APBDesa untuk program penanganan stunting yang tepat sasaran.

Pihak yang Terlibat

Kegiatan ini melibatkan lintas sektor untuk memastikan konvergensi penanganan stunting. Peserta yang hadir umumnya meliputi:

  • Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
  • Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK)
  • Kader Posyandu, Bidan Desa, dan unsur Puskesmas (Ahli Gizi/Sanitarian)
  • Tim Penggerak PKK, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan kecamatan

Hasil dan Output

Rembuk ini menghasilkan kesepakatan berupa Berita Acara dan dokumen Rencana Kegiatan Konvergensi Penanganan Stunting. Program prioritas yang sering disepakati dalam forum mencakup pemberian vitamin dan makanan bergizi untuk ibu hamil, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan bagi balita, serta optimalisasi peran Rumah Desa Sehat (RDS).

WhatsApp Image 2026 07 15 at 15.47.38WhatsApp Image 2026 07 14 at 15.00.31

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Twitter Bupati Grobogan

Video Youtube

Galleri Foto

Lokasi Kantor

Jumlah Pengunjung

Today 1

Yesterday 36

Week 72

Month 744

All 17541

Currently are one guest and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions